Stop Dreaming Start Action adalah hukumnya wajib bagi orang yang mengaku dirinya sebagai Hewan yang berakal (Hayawaanu Naathiq).
Jadi orang jangan terlalu banyak bermimpi. Gue percaya gak ada satu orang pun dalam hidup nie yang gak pernah bermimpi, bulshite kalau gak berani jujur. Tapi gue mesti ngingetin bagi orang-orang yang masih pada bermimpi hari nie, Bukan Zaman_y kalie dah basi. Orang dah pergi ke bulan bahkan katanya sampai ke mars, di erofa orang sibuk perang senjata nuklir, laH INI MASIH MIMPI: gmn Q-ta punya pohon duit, atau kali aja ada pesawat terbang bagi-bagi duit, atau kali aja di bawah sajadah ada duit. Kacian deh lu', sampai ikan belut pun berbulu lu tungguin gak akan tu mimpi jadi kenyataan, percaya deh sama gue!. Kenapa sebab, dulu sih gue juga mimpi-nya percis juga kaya ghitu, bahkan gue pernah mimpi pengin jadi presiden Indonesia sampai-sampai gue nyari ilmunya. Tapi apa boleh dikata, mimpi hanyalah mimpi, kenyataan tetaplah sesuatu yang benar-benar gue rasakan. Gue lebih yakin sama omongan temannya teman engkong babehnya babeh gue, katanya: "STOP DREAMING GO TO ACTION" katanya petuah itu gak hanya ada dalam mimpinya, beliau pun merealisasikan dalam hidupnya sampai-sampai di usianya yang ke 99 th, ia tetap sehat tak bungkuk, masih jelas pendengaran dan penglihatannya, yang lebih mengherankan bagi gue giginya belum ompong bo!.
Itu sebabnya gue gak pingin mimpi kaya sebagian anak muda sekarang, yang selalu bilang "muda hura-hura, tua kaya raya, dan mati masuk surga" emangnya kekayaan Negara ini milik babehnya (pantesan banyak yang korupsi), teruz umurnya panjang ghitu, atau emangnya jg surga itu milik nenek moyangnya. Benar-benar generasi pemimpi!. Pantesan juga banyak orang-orang muda yang bermalas-malasan, memang hidupnya hanya bisa mimpi, alih-alih gak ada kerjaan yang jelas mimpinya itu bikin mereka kesurupan. Saat nie, mendingan Q-ta semua berkarya dalam wujud nyata, sekalipun kecil tapi mungkin lebih banyak manfaatnya. Coba tengok mang becak, penjaja asongan, kuli bangunan, para pemulung barang bekas, mungkin mereka punya mimpi yang lebih dahsyat dari Q-ta" tapi mereka tepiskan mimpinya, mereka simpan mimpinya dalam etalase unik otaknya, mereka lebih memilih melakukan sebuah aksi yang realistis buat sesuap nasi dan pemenuh kebutuhan primernya sekalipun apa yang dihasilkannya masih kurang dan jauh dari kecukupan.
Wahai teman-teman yang masih bermimpi, bangunlah hari dah siang. Apakah perut lu pade gak keroncongan, malu dong sama ayam "nu kongkorongok_istilah sunda" sekalipun mereka tak bisa berfikir layaknya Q-ta semua, tapi mereka melakukan sesuatu sehingga mereka bisa makan. Memang, konon presiden obama dulunya pernah bermimpi pingin jadi presiden Amerika Serikat, tapi bukan karena mimpinya dia bisa seperti itu, mungkin lebih dikarenakan ia berhenti bermimpi dan berusaha dengan kerja keras bagaimana ia bisa menjadi presiden Amerika periode 2009-2011. kalau lu pade gak percaya tanyakan aja sendiri atau sama pesaingnya Hilarry Clinton, paling juga sebelum tahu jawabannya lu dah ditendang sama boudigar-boudigarnya. coba juga atuh tanyain ma yang ngadain lomba SEO ini_bapak Joko Susilo, apakah yang beliau hasilkan saat ini hasil dari sebuah impian, atau memang sama sekali bukan? yang jelas gue gak berani nanya takut di coret dari pemenang kontestan. Tapi gue berani bertaruh, mimpi beliau sebelumnya bukan seperti sekarang. Makanya dari kisah sekelumit pengalamannya beliau berani ngadain lomba SEO berjudul" STOP DREAMING START ACTION " karena beliau sendiri dapat menjadi sekarang lebih dari hasil kerja kerasnya, lebih kerennya action coy. Itu juga kalau fealing gue benar. punten ka bapak Joko Susilo bilih kumawantun, maklum abdi mah urang sunda resep heureuy…he heh
Pernah ngak Q-ta bertanya pada diri ini, indah kah mimpi Q-ta? Yang jelas jawabanya: "hidup itu pedih jendral" mangkanya ceuk aing oge STOP DREAMING. Gawe cing baleg mun can bisa mikiran beuteung batur, minimal fikiran pihakaneun sorangan. Jangan hidup teh ngan olok kejo, nu kitu teh nu gelo tea, hirupna ngan bisa ngimpi nepi ka dahdiran.
... Start Action »»
Jadi orang jangan terlalu banyak bermimpi. Gue percaya gak ada satu orang pun dalam hidup nie yang gak pernah bermimpi, bulshite kalau gak berani jujur. Tapi gue mesti ngingetin bagi orang-orang yang masih pada bermimpi hari nie, Bukan Zaman_y kalie dah basi. Orang dah pergi ke bulan bahkan katanya sampai ke mars, di erofa orang sibuk perang senjata nuklir, laH INI MASIH MIMPI: gmn Q-ta punya pohon duit, atau kali aja ada pesawat terbang bagi-bagi duit, atau kali aja di bawah sajadah ada duit. Kacian deh lu', sampai ikan belut pun berbulu lu tungguin gak akan tu mimpi jadi kenyataan, percaya deh sama gue!. Kenapa sebab, dulu sih gue juga mimpi-nya percis juga kaya ghitu, bahkan gue pernah mimpi pengin jadi presiden Indonesia sampai-sampai gue nyari ilmunya. Tapi apa boleh dikata, mimpi hanyalah mimpi, kenyataan tetaplah sesuatu yang benar-benar gue rasakan. Gue lebih yakin sama omongan temannya teman engkong babehnya babeh gue, katanya: "STOP DREAMING GO TO ACTION" katanya petuah itu gak hanya ada dalam mimpinya, beliau pun merealisasikan dalam hidupnya sampai-sampai di usianya yang ke 99 th, ia tetap sehat tak bungkuk, masih jelas pendengaran dan penglihatannya, yang lebih mengherankan bagi gue giginya belum ompong bo!.
Itu sebabnya gue gak pingin mimpi kaya sebagian anak muda sekarang, yang selalu bilang "muda hura-hura, tua kaya raya, dan mati masuk surga" emangnya kekayaan Negara ini milik babehnya (pantesan banyak yang korupsi), teruz umurnya panjang ghitu, atau emangnya jg surga itu milik nenek moyangnya. Benar-benar generasi pemimpi!. Pantesan juga banyak orang-orang muda yang bermalas-malasan, memang hidupnya hanya bisa mimpi, alih-alih gak ada kerjaan yang jelas mimpinya itu bikin mereka kesurupan. Saat nie, mendingan Q-ta semua berkarya dalam wujud nyata, sekalipun kecil tapi mungkin lebih banyak manfaatnya. Coba tengok mang becak, penjaja asongan, kuli bangunan, para pemulung barang bekas, mungkin mereka punya mimpi yang lebih dahsyat dari Q-ta" tapi mereka tepiskan mimpinya, mereka simpan mimpinya dalam etalase unik otaknya, mereka lebih memilih melakukan sebuah aksi yang realistis buat sesuap nasi dan pemenuh kebutuhan primernya sekalipun apa yang dihasilkannya masih kurang dan jauh dari kecukupan.
Wahai teman-teman yang masih bermimpi, bangunlah hari dah siang. Apakah perut lu pade gak keroncongan, malu dong sama ayam "nu kongkorongok_istilah sunda" sekalipun mereka tak bisa berfikir layaknya Q-ta semua, tapi mereka melakukan sesuatu sehingga mereka bisa makan. Memang, konon presiden obama dulunya pernah bermimpi pingin jadi presiden Amerika Serikat, tapi bukan karena mimpinya dia bisa seperti itu, mungkin lebih dikarenakan ia berhenti bermimpi dan berusaha dengan kerja keras bagaimana ia bisa menjadi presiden Amerika periode 2009-2011. kalau lu pade gak percaya tanyakan aja sendiri atau sama pesaingnya Hilarry Clinton, paling juga sebelum tahu jawabannya lu dah ditendang sama boudigar-boudigarnya. coba juga atuh tanyain ma yang ngadain lomba SEO ini_bapak Joko Susilo, apakah yang beliau hasilkan saat ini hasil dari sebuah impian, atau memang sama sekali bukan? yang jelas gue gak berani nanya takut di coret dari pemenang kontestan. Tapi gue berani bertaruh, mimpi beliau sebelumnya bukan seperti sekarang. Makanya dari kisah sekelumit pengalamannya beliau berani ngadain lomba SEO berjudul" STOP DREAMING START ACTION " karena beliau sendiri dapat menjadi sekarang lebih dari hasil kerja kerasnya, lebih kerennya action coy. Itu juga kalau fealing gue benar. punten ka bapak Joko Susilo bilih kumawantun, maklum abdi mah urang sunda resep heureuy…he heh
Pernah ngak Q-ta bertanya pada diri ini, indah kah mimpi Q-ta? Yang jelas jawabanya: "hidup itu pedih jendral" mangkanya ceuk aing oge STOP DREAMING. Gawe cing baleg mun can bisa mikiran beuteung batur, minimal fikiran pihakaneun sorangan. Jangan hidup teh ngan olok kejo, nu kitu teh nu gelo tea, hirupna ngan bisa ngimpi nepi ka dahdiran.






